Langsung ke konten utama

Standar Kopi (Coffee standards) Yang Harus Kamu Ketahui

Standar Kopi (Coffee standards) Yang Harus Kamu Ketahui
Kopimat.com - Bagaimana membuat kopi yang enak? Apakah harus membeli merk kopi terkenal paling enak kata orang? bagaimana penyeduhan kopi yang enak? Bagaimana mutu kopi yang bagus? Bagaimana cara menentukan grade kopi? Bagaimana cara dan takaran membuat kopi hitam yang enak? Bagaimana standar kopi atau Coffee standards yang sebenarnya?

Sangat banyak pertanyaan yang bergelayut dalam pikiran tentang kopi. Kondisi ini berhubungan erat dengan semakin maraknya perkembangan kopi baik dari luas kebun, peningkatan mutu kopi, peningkatan roasting kopi, peningkatan jumlah barista dengan semakin maraknya pertumbuhan jumlah kedai kopi atau cafe penjual kopi. Tidak pelak bahwa penikmat kopi juga semakin meningkat. Dari yang dulunya tidak peminum kopi, tetapi sekarang ikut meminum dan menikmati kopi baik karena banyaknya manfaat kopi, pergaulan, maupun kebutuhan lainnya.

Perdagangan kopi pun semakin meningkat dilihat dari data-data statistik harga kopi dalam negeri maupun perdagangan kopi internasional antar negara. Selain itu, semakin bertumbuhnya jenis Kopi Super Premium Specialty yang diproduksi oleh beberapa produsen. Hal ini pun diikuti dengan pertumbuhan produksi dan penjualan alat-alat kopi dan asesorisnya.

Dilihat hal tersebut, maka diperlukan suatu standar kopi yang berhubungan dengan mutu kopi yang diperjualbelikan kepada retailer, maupun penikmat kopi.

Coffee Standards Quality Introduction

Standar Kopi atau Coffee standards perlu diketahui yang dapat dijadikan standar bagi bersama atas proses kopi sampai kopi siap disajikan.

Salah satu Standar Kopi yang diakui adalah standar yang dikeluarkan oleh SCA atau The Specialty Coffee Association (SCA) atau biasa disebut Standar Kopi SCA (Coffee standards scaa).

The Specialty Coffee Association atau disingkat SCA adalah asosiasi berbasis keanggotaan yang dibangun di atas dasar keterbukaan, inklusivitas, dan kekuatan pengetahuan bersama. Keanggotaannya mulai dari petani kopi hingga barista dan pemanggang, tersebar di seluruh dunia, mencakup setiap elemen rantai nilai kopi.

SCA bertindak sebagai kekuatan pemersatu dalam industri kopi spesial dan berusaha untuk membuat kopi lebih baik dengan meningkatkan standar di seluruh dunia melalui pendekatan kolaboratif dan progresif. SCA memanfaatkan wawasan dan inspirasi bertahun-tahun dari komunitas kopi spesial dan didedikasikan untuk membangun industri yang adil, berkelanjutan, dan membangun bersama-sama.

Standar Kopi adalah

Standar Kopi adalah alat yang digunakan dalam industri kopi sebagai referensi tepercaya yang dibuat oleh para ahli di bidangnya yang berpengetahuan luas di SCA. Standar Kopi SCA adalah rekomendasi berkualitas tinggi atas kopi mulai dari proses Green Beans sampai Coffee brewing standards (standar penyeduhan kopi).

Standar ini adalah sangat berguna sebagai pedoman yang dapat dikuantifikasi dan dikualifikasikan, berdasarkan pengujian ilmiah, dan berguna untuk menetapkan nilai dan/atau rentang nilai atas kopi. Saat ini, SCA juga memiliki standar untuk standar air, standar kopi hijau, dan standar mutu rasa kopi Cupping atau standar cupping kopi (Coffee cupping standards).

Apa Saja Standar Atas Kopi?

Standar Kopi yang diterbitkan oleh SCA memberikan pedoman atas beberapa hal yaitu :
  1. Green Coffee Standards
  2. Cupping Standards
  3. Water Standards (Water for brewing standards)
  4. Brewing Standards (Golden cup standards)

Standar Biji Kopi Hijau atau Grade Green Coffee Standards memberikan pedoman terbaik atas cacat biji kopi minimal yang diperbolehkan (Allowable Defects for Specialty Grade Coffee) yaitu tidak ada cacat pada Ketagori 1 dan maksimal lima cacat pada Kategori 2.

Berat kopi untuk pengujian atas Biji Kopi (Green Coffee Standards) atau Green Beans yang memenuhi standar adalah seberat 350 gram sampel untuk pengujian (Green Grading Sample Size). Dalam pengujian perlu beberapa standar berupa pencahayaan pada uji biji kopi (Lighting for Green Grading), permukaan uji berwarna hitam dengan luas yang cukup untuk menguji biji kopi (Surface for Grading), dengan kandungan air pada biji kopi 0,70aw agar memenuhi standar (Water Activity Standard).

Setelah biji kopi memenuhi standar pada pengujian Green Coffee Standards, akan masuk ke tahap Coffee Cupping. Cupping Kopi adalah pengujian citarasa melalui pencicipan oleh para ahli (cupper).

Pelaksanaan Cupping pun harus memenuhi standar yang disebut Cupping Standards. Dimulai dari menilai rasio air dan kopi pada saat cupping (Coffee to Water Ratio for Cupping), mutu ketel yang digunakan untuk cupping terbuat dari bahan kaca atau bahan keramik (Cupping Vessel), pedoman suhu air panas pada pembuatan kopi (Cupping Water Temperature) yaitu pada 92-94,5 derjat celcius.

Ukuran kopi bubuk pada proses cupping (Grind for Cupping) adalah bubuk kopi yang lolos saringan 20 mesh, sebelumnya kopi di-roasting selama 8-12 menit (Roast for Cupping), tingkat roasting-an (Roast Level for Cupping) diukur setelah 30 menit pada Colortrack : 62.0, pada suhu kamar, dengan kondisi yang cukup pada luas ruangan (Cupping Room Size), sendok kopi (cupping spoon), dan meja kopi (cupping tables).

Standar Air Kopi yang digunakan dalam penyeduhan kopi (Water for Brewing Standards) adalah air yang cukup difilter bersih atau air mineral. Air tidak berbau atau tercium bau segar, bebas dari klorin, nilai kalsium CACO3 50-175ppm, nilai alkalin 40- 70ppm dan PH 7.

Standar pembuatan/penyeduhan kopi hitam yang pas

Standar penyeduhan kopi menjadi pedoman untuk mengetahui cara membuat kopi hitam yang enak sehingga menghasilkan secangkir kopi yang disebut Golden Cup Standards menurut SCA dalam Brewing Standards. Berat bubuk kopi yang digunakan adalah 11 sampai 13 gram untuk 1 liter air.

Beberapa barista memiliki standar takaran membuat kopi hitam yang pas dalam cara membuat kopi hitam yang enak dan mengikut kepada standar cupping adalah 8,25 gram kopi dengan 150 ml air.

Sedangkan beberapa penyeduh kopi memiliki standar kopi yang berbeda dalam penyeduhannya. Sekitar 2 sendok kopi yang dicampur 3/4 ukuran cangkir atau sekitar 11 gram dengan 150ml air.

Takaran dan cara membuat kopi hitam yang kental dan nikmat adalah 3-4 sendok kopi (ukuran 2 sendok makan bubuk kopi) ditambah setengah sendok gula dilarutkan dalam 150 ml air. Betul-betul kopi hitam yang pas.

Selamat menikmati kopi yang berstandar bersama Kopimat, Kopi Nikmat

Postingan populer dari blog ini

Takaran Membuat Segelas Kopi Hitam

Takaran Membuat Segelas Kopi Hitam Bila ingin mendapatkan segelas kopi yang nikmat rasanya, maka Anda harus memperhatikan takaran membuat segelas kopi hitam maupun yang Anda campur dengan gula atau susu. Soal rasa sebenarnya relatif. Ada juga yang mengonsumsi kopi disesuaikan dengan kondisi kesehatannya. Misalnya penderita maag, dianjurkan mengkonsumsi jenis kopi yang tingkat keasamannya lebih rendah. Maka sebelum kopi diseduh, hal yang paling penting dilakukan adalah mengetahui tingkat keasaman kopi tersebut agar tidak berefek pada asam lambung. Sebelum memastikan secangkir kopi yang akan Anda seduh tersebut nikmat sesuai takaran, ada juga hal lain yang perlu diketahui sebagai rahasia kelezatan kopi, yakni: Pemilihan saat membeli, baca lebel dan keterangan yang ada di kemasan. Saat ini ada banyak perusahaan kopi yang membuat kopi dengan campuran bahan lainnya, saling bertanya dengan sesama pecinta kopi akan membantu Anda mendapatkan jenis kopi terbaik. Jangan berpikir kopi dengan

Jumlah Takaran, Cara Meracik dan Membuat Kopi Hitam yang Enak dan Pas di Lidah

Jumlah Takaran, Cara Membuat Kopi Hitam yang Enak dan Pas di Lidah Jumlah takaran, cara meracik dan membuat kopi hitam yang enak tentu saja dibutuhkan informasinya oleh Anda para pecinta kopi. Terutama buat Anda yang belum punya selera yang pas, atau mungkin jenuh dengan rasa yang Anda nikmati saat ini dan ingin kembali berpetualang menemukan rasa yang baru dalam menyeduh kopi. Jumlah komposisi kopi, air atau gula bagi yang menggunakan gula tentunya akan sangat mempengaruhi rasa kopi yang dihasilkan. Buat Anda pecinta kopi asli tanpa gula, jumlah air dan berapa gram kopi yang dicampurkan akan mempengaruhi tingkat kepahitan seduhan kopi. Bila terlalu banyak air biasanya akan hambar, namun bila terlalu sedikit pun rasa pahit akan begitu terasa. Terlebih lagi jika Anda membuatnya dengan air mendidih 100 derajat, kafein akan larut sempurna dan pahitnya akan begitu terasa. Oleh karena itulah, para pakar kopi dunia telah mencari tahu bagaimana takaran, cara meracik dan membuat kopi hit

Filosofi Kopi dan Gula

Filosofi Kopi dan Gula Jika kopi terlalu pahit Siapa yang salah? Gula lah yang di salahkan karena terlalu sedikit hingga "rasa" kopi pahit Kasus 2 Jika kopi terlalu manis Siapa yang disalahkan? Gula lagi karena terlalu banyak hingga "Rasa" kopi manis Kasus 3 Jika takaran kopi & gula balance Siapa yang di puji...? Tentu semua akan berkata... Kopinya mantaaap Kemana gula yang mempunyai andil Membuat "rasa" kopi menjadi mantaaap Filosofi Kopi dan Gula Mari Ikhlas seperti Gula yang larut tak terlihat tapi sangat bermakna. Gula PASIR memberi RASA MANIS pada KOPI, tapi orang MENYEBUTnya KOPI MANIS... bukan KOPI GULA... Gula PASIR memberi RASA MANIS pada TEH, tapi orang MENYEBUTnya TEH MANIS... bukan TEH GULA... ORANG menyebut ROTI MANIS... bukan ROTI GULA... ORANG menyebut SYRUP Pandan, Syrup APEL, Syrup JAMBU.... padahal BAHAN DASARnya GULA.... Tapi GULA tetap IKHLAS LARUT dalam memberi RASA MANIS... Filosofi Kopi dan