Langsung ke konten utama

Data Statistik Harga Kopi Ekspor Impor Indonesia dan Dunia

Gambar Data Statistik Harga Kopi Ekspor Impor Indonesia dan DuniaGambar Infografis Kopi Indonesia (bps.go.id)

Kopimat.com - Berdasarkan data International Coffee Organization (ICO), di tahun 2019, ekspor kopi dunia sebanyak 131.694 karung kopi yang masing-masing karung seberat 60kg. Terdapat beberapa negara yang tidak tercatat mengekspor kopi di tahun 2019 tersebut karena berbgai penyebab seperti negara Gabon, Paraguay, Congo dan Equatorial Guinea.

Data Ekspor Kopi Indonesia

Jumlah ekspor kopi Indonesia di tahun 2019 sebanyak sekitar 6.334 karung kopi ukuran 60 kg atau sekitar 380 ton kopi dan menjadi negara pengekspor kelima terbesar di dunia. Kondisi ini meningkat dari tahun 2018 yang hanya mengeskpor kopi sebanyak 4.539 karung kopi. Di tahun 2019 sampa seperti tahun-tahun sebelumnya, dominasi ekspor kopi dari Brazil tak terkalahkan. Brazil di tahun 2019 tetap menempati urutan nomor 1 negara pengekspor kopi dengan jumlah ekspor kopi terbesar 40.698 karung kopi. Total ekspor dari seluruh negara adalah sebanyak 131.694 karung kopi.

Kopi tersebut dikonsumsi secara umum oleh negara-negara di Eropa dan Amerika Serikat. Tingkat konsumsi ini didapat dari penggunaan kopi baik impor maupun hasil dari negara tersebut.

ICO juga mencatat beberapa negara yang mengekspor ulang kopi yang telah diimpornya (re-ekspor). Tercatat negara Jerman di tahun 2019 menjadi negara re-ekspor terbesar dengan jumlah kopi re-ekspor sebanyak 13.801 karung kopi. Diikuti negara Itali sebanyak 5.438 karung kopi. Belgia melakukan re-ekspor kopi sebanyak 5.014 karung kopi dan negara Belanda melakukan re-ekspor sebanyak 3.324 karung kopi.

Data dari Badan Pusat Statistik Indonesia menyatakan bahwa ekspor kopi Indonesia di tahun 2019 berkisar 359 ribu ton dengan nilai US$883 juta. Kondisi ini terjadi penurunan dari ekspor Kopi Indonesia di tahun 2013 yang mencapai 534 ton. Seluruh kopi ekspor Indonesia di tahun 2019 menyebar ke 5 benua dengan pangsa pasar kopi ekspor Indonesia yang utama adalah negara-negara Eropa selain itu juga negara Amerika Serikat 58.672 ton senilai US$253.872, Malaysia 36.895 ton dengan nilai US$62.937, Itali 35.452 ton dengan nilai US$60.355, Mesir 34.287 ton dengan nilai US$59.057, Jepang 25.593 ton dengan nilai US$68.571, Inggris 18.924 ton dengan nilai US$38.234. Selain itu Indonesia mengekspor kopi ke negara India, Singapur, Thailand, Vietnam, Maroko, Australia, Algeria, Kanada, Belgia, Jerman, Prancis, Spanyol, Belanda, Portugal, Georgia, Rusia, Bulgaria dan negara lainnya.

Klasifikasi ekspor kopi Indonesia terbagi atas beberapa kelompok jenis kopi berdasarkan Kode HS :

  1. Coffe Arabica WIB ataupun Robusta OIB, not roasted, not decaffeinated (HS 0901111000)
  2. Coffee oth than Arabica WIB ataupun Robusta OIB, not roasted, not decaffeinated (HS 0901119000)
  3. Coffee, roasted, not decaffeinated, ground (HS 0901212000)
  4. Coffee husks and skins (HS : 0901901000)
  5. Ekspor jenis kopi lainnya.

Di tahun 2019, menurut BPS, Indonesia mengimpor kopi dari negara Vietnam sebanyak 20.956 ton dengan nilai US$35.239 semuanya dari jenis HS : 0901111000 Arabica WIB/robusta OIB, not roasted, not decaffeinated. Impor dari negara Timor Timur sebanyak 3.265 ton dengan nilai US$5.827 dari jenis HS : 0901111000 Arabica WIB/robusta OIB, not roasted, not decaffeinated dan jenis HS : 0901901000 Coffee husks and skins. Sedangkan impor dari negara Brazil sebanyak 4.538 ton dengan nilai US$10.326 semuanya dari jenis HS : 0901111000 Arabica WIB/robusta OIB, not roasted, not decaffeinated. Sisanya di impor ke berbagai negara lainnya.

Data Impor Kopi Indonesia

Indonesia juga tercatat sebagai negara pengimpor kopi. Di tahun 2019, Indonesia melakukan impor kopi alam sebanyak 32 ribu ton dengan nilai US$ 66 juta. Klasifikasi impor kopi Indonesia terutama dari jenis :

  1. Coffe Arabica WIB ataupun Robusta OIB, not roasted, not decaffeinated 93% dari total impor (HS 0901111000)
  2. Coffee husks and skins (HS 09019010)
  3. Coffee, roasted, not decaffeinated, unground (HS 0901211000)
  4. Diikuti oleh 7 jenis kopi lainnya dengan persentase yang kecil.

Di tahun 2019, menurut BPS, Indonesia mengekspor kopi ke negara Vietnam sebanyak 20.956 ton dengan nilai US$35.239 semuanya dari jenis HS : 0901111000 Arabica WIB/robusta OIB, not roasted, not decaffeinated. Ekspor ke negara Timor Timur sebanyak 3.265 ton dengan nilai US$5.827 dari jenis HS : 0901111000 Arabica WIB/robusta OIB, not roasted, not decaffeinated dan jenis HS : 0901901000 Coffee husks and skins. Sedangkan ke negara Brazil sebanyak 4.538 ton dengan nilai US$10.326 semuanya dari jenis HS : 0901111000 Arabica WIB/robusta OIB, not roasted, not decaffeinated. Sisanya di ekspor ke berbagai negara lainnya.

Negara di dunia yang banyak mengimpor kopi di tahun 2019 adalah Jerman sebesar 22.432 karung kopi, Itali 10.914 karung kopi, Prancis 7.993 karung kopi, Belgia 6.199 karung kopi, diikuti Spanyol 5.984 karung kopi. Belgia yang tercatat tidak pernah mengimpor kopi antara tahun 1990 sampai dengan tahun 1998. Sejak tahun 1999, Belgia mengimpor kopi dan setiap tahunnya impor kopi negara Belgia terus meningkat.

Diluar negara-negara Eropa (selain Inggris), negara Amerika Serikat tercatat sebagai negara pengimpor kopi terbesar di dunia yaitu sebanyak 30.854 karung kopi di tahun 2019. Selain itu, negara Jepang juga cukup besar mengimpor kopi di tahun 2019 yaitu sebanyak 8.040 karung kopi, diikuti negara Federasi Rusia sebanyak 5.917 karung kopi dan negara Inggris sebanyak 5.554 karung kopi.

Data Harga Kopi

Data harga kopi dunia berfluktuasi. Harga kopi di dunia dihitung berdasarkan dollar per pon berat kopi (pound disingkat lb dari libra pondo dimana 1 pon = 0,453 kg). Negara Malta menjadi negara yang paling mahal harga kopi yaitu sebesar US$14,27/lb. Demikian juga harga kopi di Inggris cukup tinggi sebesar US$17.55/lb. Tetapi harga ini hanya untuk jenis Soluble Coffee atau kopi instan di tahun 2019.

Harga kopi di dunia bergerak dalam kisaran harga US$3/lb sampai dengan harga kopi termahal di dunia sebesar US$7/lb di tahun 2019. Pada perhitungan ICO di tahun tersebut, Harga kopi termahal di dunia berlaku di negara Itali sebesar US$7,31/lb, sedangkan harga kopi termurah di dunia berlaku di negara Swedia yaitu sebesar US$3/lb. Harga kopi tersebut dihitung ICO pada jenis roasted coffee.

Harga biji kopi di Indonesia yang dijual di pasaran sangat bervariasi antara Rp.80.000/kg sampai dengan Rp.300.000/kg. Harga ini tidak menentukan mutu kopi dan dapat lebih bervariasi lagi untuk berbagai mutu biji kopi yang dijual. Demikian juga halnya dengan kondisi harga jual beli green bean kopi yang berkisar antara Rp.55.000/kg sampai dengan Rp.145.000/kg. Harga biji kopi termahal dicatat untuk jenis biji kopi Arabika Papua Wamena. Harga green bean kopi termahal juga untuk jenis green bean kopi Papua Wamena.

Kondisi ini berbeda jauh dengan harga kopi di tingkat petani Indonesia di tahun 2021 ini. Harga kopi di tingkat petani anjlok menjadi sekitar Rp.14.500/kg sampai dengan Rp.17.500/kg. Fluktuasi yang tinggi pada harga kopi di tingkat petani Indonesia menyebabkan International Coffee Organization tidak mencatat harga yang beredar di tingkat petani tersebut.

Menurut data ICO, harga kopi di tingkat petani tertinggi di dunia tercatat di negara Bolivia pada tahun 2019 yaitu sebesar US cent 858/lb atau sekitar Rp.5.000/kg. Harga ini terlihat bagus dibandingkan harga petani kopi di Indonesia, tetapi hal ini belum memperhitungkan kondisi moneter maupun harga-harga barang lainnya serta kondisi keuangan penduduk di Bolivia.

Keterangan :

HS = Harmonized System atau Harmonized Commodity Description and Coding System adalah standar pengkodean untuk sistem penamaan dan penomoran produk yang diperdagangkan antar negara yang dikelola oleh World Customs Organization (WCO) atau Organisasi Kepabeanan Dunia dengan total anggota WCO sejumlah 183 negara. Indonesia tercatat sebagai anggota WCO sejak 30 April 1957 yang diikuti oleh Instansi Kepabeanan Indonesia yaitu Direktorat Jenderal Bea Cukai di bawah Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Sumber :
http://www.ico.org/ (International Coffee Organization)
http://www.wcoomd.org (World Customs Organization / Organisation mondiale des douanes)
https://www.bps.go.id (Badan Pusat Statistik Indonesia)
https://www.beacukai.go.id/ (Dirjen Bea Cukai Indonesia)
https://gaeki.or.id/ (Gabungan Eksportir Kopi Indonesia)
http://www.insw.go.id/ (Indonesian National Single Window)
http://bappebti.go.id (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Kementerian Perdagangan RI)

Kopimat, Harga Kopi hitam pahit yang nikmat itu tergantung di lidah.

Postingan populer dari blog ini

Takaran Membuat Segelas Kopi Hitam

Takaran Membuat Segelas Kopi Hitam Bila ingin mendapatkan segelas kopi yang nikmat rasanya, maka Anda harus memperhatikan takaran membuat segelas kopi hitam maupun yang Anda campur dengan gula atau susu. Soal rasa sebenarnya relatif. Ada juga yang mengonsumsi kopi disesuaikan dengan kondisi kesehatannya. Misalnya penderita maag, dianjurkan mengkonsumsi jenis kopi yang tingkat keasamannya lebih rendah. Maka sebelum kopi diseduh, hal yang paling penting dilakukan adalah mengetahui tingkat keasaman kopi tersebut agar tidak berefek pada asam lambung. Sebelum memastikan secangkir kopi yang akan Anda seduh tersebut nikmat sesuai takaran, ada juga hal lain yang perlu diketahui sebagai rahasia kelezatan kopi, yakni: Pemilihan saat membeli, baca lebel dan keterangan yang ada di kemasan. Saat ini ada banyak perusahaan kopi yang membuat kopi dengan campuran bahan lainnya, saling bertanya dengan sesama pecinta kopi akan membantu Anda mendapatkan jenis kopi terbaik. Jangan berpikir kopi dengan

Jumlah Takaran, Cara Meracik dan Membuat Kopi Hitam yang Enak dan Pas di Lidah

Jumlah Takaran, Cara Membuat Kopi Hitam yang Enak dan Pas di Lidah Jumlah takaran, cara meracik dan membuat kopi hitam yang enak tentu saja dibutuhkan informasinya oleh Anda para pecinta kopi. Terutama buat Anda yang belum punya selera yang pas, atau mungkin jenuh dengan rasa yang Anda nikmati saat ini dan ingin kembali berpetualang menemukan rasa yang baru dalam menyeduh kopi. Jumlah komposisi kopi, air atau gula bagi yang menggunakan gula tentunya akan sangat mempengaruhi rasa kopi yang dihasilkan. Buat Anda pecinta kopi asli tanpa gula, jumlah air dan berapa gram kopi yang dicampurkan akan mempengaruhi tingkat kepahitan seduhan kopi. Bila terlalu banyak air biasanya akan hambar, namun bila terlalu sedikit pun rasa pahit akan begitu terasa. Terlebih lagi jika Anda membuatnya dengan air mendidih 100 derajat, kafein akan larut sempurna dan pahitnya akan begitu terasa. Oleh karena itulah, para pakar kopi dunia telah mencari tahu bagaimana takaran, cara meracik dan membuat kopi hit

Filosofi Kopi dan Gula

Filosofi Kopi dan Gula Jika kopi terlalu pahit Siapa yang salah? Gula lah yang di salahkan karena terlalu sedikit hingga "rasa" kopi pahit Kasus 2 Jika kopi terlalu manis Siapa yang disalahkan? Gula lagi karena terlalu banyak hingga "Rasa" kopi manis Kasus 3 Jika takaran kopi & gula balance Siapa yang di puji...? Tentu semua akan berkata... Kopinya mantaaap Kemana gula yang mempunyai andil Membuat "rasa" kopi menjadi mantaaap Filosofi Kopi dan Gula Mari Ikhlas seperti Gula yang larut tak terlihat tapi sangat bermakna. Gula PASIR memberi RASA MANIS pada KOPI, tapi orang MENYEBUTnya KOPI MANIS... bukan KOPI GULA... Gula PASIR memberi RASA MANIS pada TEH, tapi orang MENYEBUTnya TEH MANIS... bukan TEH GULA... ORANG menyebut ROTI MANIS... bukan ROTI GULA... ORANG menyebut SYRUP Pandan, Syrup APEL, Syrup JAMBU.... padahal BAHAN DASARnya GULA.... Tapi GULA tetap IKHLAS LARUT dalam memberi RASA MANIS... Filosofi Kopi dan