Banyak Cara Membuat Kopi Hitam Tanpa Ampas

gambar Cara Membuat Kopi Hitam Tanpa Ampas
Kopimat.com - Umumnya penikmat kopi akan penasaran tentang bagaimana cara membuat kopi hitam tanpa ampas. Banyak penikmat kopi lebih menyukai kopi hitam tanpa ampas karena seduhan kopi dapat disruput sampai tetes terakhir. Berbeda dengan kopi hitam dengan ampas yang tidak bisa disruput sampai habis karena ada sisa ampas kopi di bagian dasar gelas. Dengan takaran kopi hitam yang pas, kopi tanpa ampas akan lebih nikmat. Mungkin dapat disebut sebagai The Golden Cup.

Rasa penasaran ini terjadi karena banyak cara yang dilakukan oleh penyaji ataupun barista kopi. Jika kedai kopi ini menggunakan cara A, maka mungkin akan berbeda dengan cafe kopi di sebelahnya yang mempunyai cara membuat kopi hitam tanpa ampas dengan tenik dan peralatan lainnya.

Penikmat kopi akan selalu bertanya dan terkadang ingin melihat langsung ketika penyaji kopi bekerja menghasilkan kopi hitam yang nikmat. Bukan untuk mencuri resep, tetapi untuk lebih meyakini bahwa cara yang digunakannya sangat sesuai di hati penikmat kopi.

Ada penikmat kopi yang menyukai filter bleached, ada juga yang senang sama unbleached natural. Mungkin sebagian lebih menyenangi membuat kopi dengan cara vietnam drip karena butuh kesabaran di depan mata menunggu tetesan air seduhan kopi sampai siap untuk disruput.

Berbeda sedikit dengan gaya minum kopi ala Turki yang menggunakan Cezve yaitu alat penyeduh kopi yang memiliki tangkai panjang. Air seduhan kopi yang dituang ke dalam cangkir kopi akan memiliki ampas. Banyak atau sedikitnya ampas kopi tergantung dari penyaji Cezve tersebut. Gaya minum menggunakan cezve ini beredar sampai ke Ukraina, Russia, Bosnia, Serbia, Herzegovina Montenegro,Slovenia, Croatia, Slovakia, Makedonia Utara, Cheznya dan sekitarnya dengan penyebutan cezve, jezve, zhexve, briki, srcep, jezwa, rakwa, kanaka, ghallaya, atau penyebutan lainnya. Di Indonesia lebih dikenal sebagai Gelas Brik atau Teko Briki, atau gelas Ibrik.

Tetapi perlu diingat, bahwa ampas kopi bermanfaat bagi kulit sebagai peluruh kulit yang sudah mati serta mengurangi peradangan pada kulit juga untuk mengurangi selulit dan mengurangi jerawat. Bagi perokok, ampas ini berguna untuk dioleskan pada rokoknya sehingga ada rasa kopi pada rokok yang disedutnya.
gambar Cara Membuat Kopi Hitam Tanpa Ampas

Cara Membuat Kopi Hitam Tanpa Ampas

Untuk menghasilkan kopi tanpa ampas dapat dilakukan dengan banyak cara. Alat utama yang digunakan secara umum adalah saringan kopi. Walaupun terdapat cara membuat kopi hitam tanpa ampas, tanpa menggunakan alat khusus.

  1. Cara 2 Gelas
    Cara yang paling mudah dan sangat tradisional adalah menggunakan 2 gelas. Gelas pertama yang berisi seduhan kopi dengan ampas akan dituang ke dalam sebuah gelas lain yang masih kosong. Penuangan air seduhan kopi ini dilakukan perlahan-lahan sampai ke bagian ampas. Usahakan ketika air seduhan kopi sudah hampir mendekati ampas, penuangan dilakukan lebih perlahan lagi. Jangan sampai ampas terikut ke dalam gelas yang akan disajikan.

  2. Cara Filter Chemex
    Alat yang berasal dari kebiasaan orang Amerika membuat kopi ini dilihat seperti perpaduan alat filter V60 dengan teko kopi. Chemex terbuat dari bahan gelas kaca mirip seperti jam pasir. Kertas filter V60 diletakkan di bagian atas mulut teko yang bentuknya memang pas seukuran kertas filter. Proses pembuatan kopi pun sama seperti proses pembuatan kopi menggunakan filter V60.

  3. Unbleached Filter
    Unbleached filter adalah kertas saringan kopi yang menggunakan kertas natural sehingga disebut juga Unbleached Natural Filter. Kertas filter berwarna coklat ini sedikit memberi citarasa kayu dengan aroma khas. Mirip-mirip jika anda minum kopi ditengah hutan belantara. Basahkan kertas filter sebelum digunakan merupakan cara umum penggunaan kertas filter.

  4. Bleached Filter
    Filter ini adalah kertas filter yang telah diputihkan dengan aroma kertas walaupun kertas filter ini tidak perlu dicuci sebelum dipakai, hanya dibasahkan dengan air panas saja. Umumnya air seduhan kopi akan terasa lebih kental.

  5. Mokapot Coffee
    Mokapot adalah teknik menyaring yang umum digunakan di Italia terbuat dari bahan metal. Cara membuat kopi tanpa ampas menggunakan Mokapot dianggap salah satu teknik menyaring kopi tertua di dunia, selain di wilayah lain juga memiliki teknik penyaringan kopi yang sudah ada sejak lama. Terdiri dari 2 bagian. Mokapot mirip dengan mesin penekan kopi pembuat espresso (pressure coffee machine) dengan cara kerja terbalik. Mokapot terdiri dari 2 bagian utama. Bagian bawah diisi air dan ada bagian tambahan untuk meletakkan kopi. Bagian atas adalah pot atau teko penampung air seduhan kopi. Ketika air dimasak, uap panas akan menyerap dan menekan bubuk kopi dan meneruskannya pada saluran penampung kopi. Hasilnya, kopi hitam tanpa ampas yang nikmat. Tips : gunakan api kecil untuk menghasilkan kopi spesial di lidah.

    Nama Moka Pot berawal dari nama daerah Mocha di sekitar Kota Yaman. Moka pot didesain oleh Alfonso Bialetti pada tahun 1933 dan diproduksi oleh Bialetti Industries dengan nama merk dagang Moka Express. Cara membuat kopi hitam yang cepat ini, secepat perkembangan alat ini di Italia dan menjadi suatu budaya baru di negara tersebut. Alat ini tidak seribet alat Syphon Coffee.

  6. Degree Kaapi ala India
    Degree Kaapi adalah alat penyaring kopi gaya India yang dikenal sebagai teknik menyaring kopi tertua di dunia. Teknik ini lebih dikenal sebagai Indian Coffee Filter. Kaapi (kopi atau coffee) disaring menggunakan alat bernama Degree yang terdiri dari 2 bagian. Bagian atas berisi bubuk kopi yang akan disiram air dan dilengkapi alat tiang penekan untuk penahan ampas. Tiangnya setinggi penutup bagian atas sehingga tekanan terhadap kopi dilakukan secara gravitasi alami. Bagian bawah adalah alat penampung air seduhan kopi yang telah disaring. Jika alat ini tidak menggunakan tiang akan berubah menjadi Vietnam Drip. Jika tiang dimodifikasi lebih panjang dan keluar dari penutup akan menjadi alat yang disebut French Press. Degree Kaapi, Vietnam Drip dan French Press memiliki cara kerja yang mirip yaitu mengalirkan kopi melalui saringan secara alami. Lebih modernnya akan menjadi alat yang bernama coffee machine pressure (espresso machine).

    Di India, kopi tradisional disajikan dalam gelas dimana gelas kopi tersebut berada di dalam mangkok. Jika di Indonesia secara umum, cangkir kopi disajikan diatas tatakan piring gelas. Mangkok atau pun tatakan gelas dapat digunakan untuk menghindari panasnya gelas, atau tempat kopi dituangkan agar cepat dingin.

  7. Dabarah ala Madras
    Dabarah atau Davarah adalah teknik minum kopi tanpa ampas yang berkembang di daerah Madras (daerah Chennai atau Tamil). Sebenarnya air seduhan kopi ini dibuat tetap dengan ampasnya dan tidak disaring. Kopi disajikan dalam gelas dan ditelungkupkan dalam mangkok. Ketika diminum, mangkok diangkat ke dekat mulut sambil dimiringkan sedikit, lalu gelas kopi diangkat sedikit supaya air kopi keluar ke mangkok tetapi tidak bersama ampasnya. Jika seduhan kopi telah habis, maka ampas kopi akan tetap tertinggal didalam gelas kopi. Ini cara gampang tanpa menyaring ampas kopi untuk menghasilkan kopi tanpa ampas.

    Di Indonesia cara minum kopi ini sangat berkembang dan disebut minum kopi gelas telungkup atau Kopi Kup. Di Aceh disebut Kopi Khop. Tips : bubuk kopi yang dipakai digiling lebih kasar, jangan sampai menjadi bubuk kopi halus karena akan terikut disruput dari bagian bawah. Ukuran kopi telungkup biasanya pada ukuran medium bahkan ukuran coarse. Sebagian orang menggunakan pipet atau pipa minuman untuk menyeruput kopi dari bawah mulut gelas.

  8. Drip-O-Lator
    Drip-O-Lator adalah alat penyaring kopi gaya Amerika selain teknik Chemex. Mirip cara kerja Vietnam Drip ataupun Degree Kaapi ala India. Menggunakan 2 bagian yaitu bagian atas terbuat dari metal tahan karat berisi kopi yang disiram dengan air panas, dan bagian bawah terbuat dari keramik tempat menampung air seduhan kopi yang turun secara alami. Alat ini dipatenkan tahun 1921 dan 1930 dan diproduksi di kota Macon - Georgia dan kota Massilon - Ohio, Amerika Serikat.

  9. Chorreador
    Chorreador adalah alat penyaring kopi yang terkenal di negara Costa Rica di sekitar Amerika Tengah yang berbatasan dengan dengan Nikaragua, Laut Karibia dan negara Panama. Alat ini berupa dudukan penyaring kopi. Sedangkan penyaring kopi terbuat dari kain dan biasa disebut Sock Cloth Filter, lihat penjelasan lebih lanjut pada bagian Sock Cloth Filter. Jadi alat ini hanya berupa dudukan atas saringan Sock Cloth Filter yang di Costa Rica disebut sebagai Bolsita dari bahasa Spanyol yang berarti karung kecil terbuat dari kain.

  10. Cara Vietnamese Dripper
    Disingkat sebagai Vietnam Drip adalah alat penyaring kopi yang berasal dari kebiasaan minum kopi orang Vietnam. Umumnya terbuat dari bahan metal berbentuk gelas kaleng dengan lubang-lubang halus di dasarnya. Lubang-lubang halus ini berfungsi sebagai penyaring air seduhan kopi dan memisahkan ampasnya. Penggunaannya pun mudah. Proses pembuatan kopi dengan Vietnam Drip ini mirip dengan proses pembuatan kopi menggunakan 2 gelas. Hanya gelas Vietnam Drip diletakkan pada bagian atas gelas sajian. Kopi hitam dingin dicampur susu kental disebut Cà phê sữa đá (dingin) ataupun Cà phê sữa nóng (panas) oleh orang Vietnam. Vietnam Drip lebih dikenal sebagai French Press ala sederhana karena cuma butuh 1 bagian dripper saja.

  11. French Press
    Saringan French Press adalah alat penyaring ampas kopi yang dipatenkan oleh Mayer dan Delforge tahun 1852 di Prancis. Paten selanjutnya dibuat oleh Marcel-Pierre Paquet di tahun 1924. Di Amerika, French Press dipatenkan oleh Attilio Calimani pada tahun 1929. Dengan beberapa modifikasi atas French Press sebelumnya, Faliero Bondanini pada tahun 1958 mematenkan alat modifikasi French Press yang baru, kemudian diproduksi oleh Martin SA dengan merk dagang "Melior" dan semakin populer di tahun 1960-an. Alat ini terbuat dari bahan metal stainless steel, tetapi saat ini banyak juga diproduksi berbahan gelas kaca.

    Bentuk French Press berupa tabung lurus dengan tiang di tengah dan ujungnya berupa saringan metal seukuran diameter tabung. Tabung, tiang dan penutupnya mirip dengan piston pada kendaraan bermotor ataupun pompa sepeda. Ketika seduhan kopi yang masih berampas telah siap dalam tabung teko, maka penutup dengan tiang tersebut dimasukkan ke dalam tabung teko. Tiang dapat ditekan ke bawah atau dibiarkan turun sendiri yang akan menekan ampas ke dasar tabung teko. Bagian atas saringan akan menghasilkan kopi tanpa ampas dan dapat dipisahkan ke teko yang lain. Kopi siap siap disruput.

  12. Aeropress Filter
    Aeropress Filter adalah mesin espresso gaya manual. Cara kerjanya mirip. Secara umum terbuat dari tabung kaca dengan lubang-lubang saringan untuk menghasilkan kopi tanpa ampas yang ditampung pada gelas kopi. Alat ini ditekan sehingga air seduhan kopi mengalir ke gelas sajian kopi dan siap disruput.

  13. Able Cone Filter
    Able Cone Filter adalah alat penyaring yang biasa digunakan sebagai pelengkap alat Chemex jika tidak menggunakan kertas filter. Terbuat dari bahan metal dengan lubang-lubang halus. Air seduhan kopi akan secara alami turun mengalir ke bagian teko dan siap disajikan.

  14. Able Disk Filter
    Able Disk Filter adalah alat penyaring kopi yang biasa digunakan sebagai penyaring melengkapi alat Aeropress.

  15. Siphon Coffee
    Siphon Coffee memiliki nama lain yaitu Vacuum Coffee Maker, Vac Pot, Syphon Coffee Maker adalah alat penyeduh dan penyaring kopi yang dibuat pertama kali oleh Loeff di Berlin tahun 1830. Alat ini agak sedikit ribet terdiri dari dudukan teko/tabung, teko air, filter, tempat kopi, tungku api spiritus, serta penutup tungku. Tekanan uap air yang dipanaskan dibagian bawah (hydrostatic pressure) akan mengalir ke bagian atas yang berisi kopi (pushing), lalu turun kembali ke bagian bawah melalui saringan setelah air bagian bawah telah naik keatas dan api dimatikan. Begitulah sampai air seduhan kopi hitam tanpa ampas siap disajikan. Siphon Coffee mirip dengan cara kerja Moka Pot tetapi lebih ribet, karena air kopinya bolak balik naik turun. Tips : Tutup antara bagian bawah dan atas harus rapat agar air dari bawah dapat ditekan seluruhnya ke atas.

  16. Sock Cloth Filter
    Sock Cloth Filter adalah alat penyaring kopi yang terbuat dari kain, umumnya kain wol. Jenis saringan ini banyak digunakan di kedai kopi sekitar pesisir Sumatera mulai dari Aceh sampai Lampung. Sebagian menyebutnya "Saringan Kaos Kaki" karena bentuknya yang panjang mengerucut dan ketika berisi air kopi yang hendak disaring, bentuknya mirip kaos kaki. Sebagian kedai kopi menggunakan bahan kain katun sebagai bahan pada alat saringan kopi ini. Teknik ini juga digunakan di Malaysia, China, Singapore, Karibia dan Amerika Selatan. Lebih cepat menghasilkan secangkir kopi hitam tanpa ampas.

  17. Filter V60
    Filter V60 adalah alat penyaring kopi yang berbentuk kerucut berupa kertas filter khusus dan digunakan bersama gelas dripper (coffee dripper). Kerucut ini memiliki sudut kemiringan sekitar 60 derajat. Alat dan kertas filter ini sering digunakan dalam cara membuat kopi hitam tanpa ampas dengan mudah. Harga Filter kopi stainless drip coffee double mesh V60 sekitar Rp.70.000 yang dapat dipakai berulang kali. Untuk gelas dripper kopi (coffee dripper) berbahan kristal seharga Rp.150.000. Sedangkan harga gelas kopi dripper berbahan keramik sekitar Rp.70.000. Harga 1 kotak coffee paper filter V60 berisi 40 lembar kertas filter rata-rata sekitar Rp.40.000 atau sekitar Rp.1.000 per lembar kertas filter.

Ternyata intinya dari metode atau teknik atau cara membuat kopi hitam tanpa ampas ini adalah dengan menyaring ampas kopi. Mau cara ribet atau tidak ribet, cara susah atau pun mudah yang tradisional dapat Anda pilih sesuai selera dalam menghasilkan kopi tanpa ampas. Salam Kopi Nikmat.