Langsung ke konten utama

Peminum Kopi Sejati Vs Social Drinker

Peminum Kopi Sejati Vs Social Drinker

Peminum Kopi Sejati Vs Social Drinker
Bila Anda sering nongkrong di kedai atau kafe kopi, maka biasanya kita bisa menyaksikan ada banyak sekali orang minum kopi. Tapi, mereka memiliki karakter yang berbeda-beda, bahkan ada yang singgah ka kafe kopi hanya untuk kongkow-kongkow dengan teman, malming dengan pasangan dan atau sekedar ingin duduk menenangkan pikiran. Tak semua yang datang ke kafe kopi itu pecinta kopi sejati, kebanyakan dari mereka justru terkadang lebih tepat disebut social drinker, minum kopi hanya untuk kebutuhan lain, tidak menyukai kopi yang sebenar-benarnya kopi. Biasanya tipe orang begini hanya mengikuti trend, apa yang sedang trend itulah yang diikuti. Kopi apa yang menjadi menu unggulan di suatu kedai atau kafe, ia akan sukai. Demikian juga di kafe lainnya, tidak benar-benar mencari kopi sebagai minuman yang ia cintai.

Apa perbedaan pecinta kopi sejati dengan social drinker ini? berikut ini beberapa hal yang bisa Anda perhatikan:
  1. Jenis kopi yang dipesan
    Perbedaannya jelas pada jenis kopi yang dipesan. Pecinta kopi sejati akan memesan kopi purist, kopi hitam asli yang tak dicemari apapun. Mereka biasanya akan memesan kopi dengan manual brew method. Jenis kopi yang dipesan sesekali seperti long black, espresso dan juga something milky like cappuccino. Mereka tak akan menambahkan gula pada kopinya. Dan mereka hampir tak pernah memesan minuman yang sedikit mengandung kopi seperti milk shake atau iced blended yang kandungan kopinya sedikit sekali. Bila ingin mendapatkan suasana yang dingin, peminum kopi sejati biasanya akan memesan iced Americano atau cold brew coffee.

    Hal sebaliknya tentu saja akan dilakukan oleh sosial drinker. Mereka bukan peminum kopi sesungguhnya. Biasanya mereka tak akan mau minum kopi tanpa gula karena rasanya yang pahit. Hal ini disebabkan karena mereka tak tau seluk beluk tentang kopi. Kopi yang enak hanyalah kopi yang manis, atau bahkan banyak mengandung bahan-bahan lain seperti es dan susu. Kebutuhan utama seorang social drinker di kafe sebenarnya bukan minum kopi, tapi sekedar nongkrong untuk kebutuhan santai dan hal lain. Tujuan mereka bukan untuk minum kopi, tapi bisa jadi hanya untuk menghabiskan waktu dengan suasana yang santai di kafe atau kedai kopi. Apakah Anda termasuk yang masih demikian? Berarti Anda belum lah dikatakan sebagai pecinta kopi sejati.
  2. Aktivitas di tempat ngopi
    Seorang peminum kopi yang sesungguhnya akan mau datang ke kafe untuk menikmati dan merasakan sendiri kopi yang digemarinya. Ia melakukan aktivitas itu sebagai kebutuhan minum kopi, jika itu tak dilakukan terasa ada yang kurang. Ia mendapatkan sesuatu dari kopi itu sehingga soal bersama siapa atau bagaimana tempatnya bukan lah sesuatu yang menjadi soal. Social drinker sebaliknya, mereka masih menganggap ngopi di sebuah kafe terkenal sebagai gaya hidup terkini yang akan membuat tampilan lebih keren. Jadi bukan soal pada apa yang dipesannya, yang penting bisa nongkrong di kafe kopi terkenal di tempat tinggalnya. Ini akan jadi kebanggan tersendiri bagi kalangan social drinker. Biasanya mereka akan pergi bersama teman-temannya dalam jumlah yang banyak untuk sekedar menikmati suasana di tempat ngopi.
  3. Interaksi dengan para barista
    Para peminum kopi yang sesungguhnya biasanya lebih akrab dengan barista, mereka banyak bertanya tentang kopi yang akan dipesan. Terlebih jika di kafe yang telah menjadi langgganannya, terkadang pada barista pun sudah bisa menebak kopi yang akan dipesannya. Mereka juga akan menawarkan varian baru yang ada di kafenya. Hal berbeda tentu saja akan tampak pada para social drinker. Mereka tak tau banyak soal kopi sehingga interaksi dengan para barista hanya sekedar untuk memesan minuman. Terkadang mereka juga tak tau bagaimana bentuk minuman yang akan dipesan itu.

Kalau ingin jadi peminum kopi sejati tak ada salahnya menjadi social drinker dulu. Dari sana lah kemudian kita akrab dengan kopi dan mulai menggali informasi tentang kopi itu sendiri. Nongkrong dengan para peminum kopi sejati akan membuat kita banyak belajar tentang seluk beluk kopi.

[ Kopimat | Kopi Nikmat | Peminum Kopi Sejata | Social Drinker ]

Postingan populer dari blog ini

Takaran Membuat Segelas Kopi Hitam

Takaran Membuat Segelas Kopi Hitam Bila ingin mendapatkan segelas kopi yang nikmat rasanya, maka Anda harus memperhatikan takaran membuat segelas kopi hitam maupun yang Anda campur dengan gula atau susu. Soal rasa sebenarnya relatif. Ada juga yang mengonsumsi kopi disesuaikan dengan kondisi kesehatannya. Misalnya penderita maag, dianjurkan mengkonsumsi jenis kopi yang tingkat keasamannya lebih rendah. Maka sebelum kopi diseduh, hal yang paling penting dilakukan adalah mengetahui tingkat keasaman kopi tersebut agar tidak berefek pada asam lambung. Sebelum memastikan secangkir kopi yang akan Anda seduh tersebut nikmat sesuai takaran, ada juga hal lain yang perlu diketahui sebagai rahasia kelezatan kopi, yakni: Pemilihan saat membeli, baca lebel dan keterangan yang ada di kemasan. Saat ini ada banyak perusahaan kopi yang membuat kopi dengan campuran bahan lainnya, saling bertanya dengan sesama pecinta kopi akan membantu Anda mendapatkan jenis kopi terbaik. Jangan berpikir kopi dengan

Jumlah Takaran, Cara Meracik dan Membuat Kopi Hitam yang Enak dan Pas di Lidah

Jumlah Takaran, Cara Membuat Kopi Hitam yang Enak dan Pas di Lidah Jumlah takaran, cara meracik dan membuat kopi hitam yang enak tentu saja dibutuhkan informasinya oleh Anda para pecinta kopi. Terutama buat Anda yang belum punya selera yang pas, atau mungkin jenuh dengan rasa yang Anda nikmati saat ini dan ingin kembali berpetualang menemukan rasa yang baru dalam menyeduh kopi. Jumlah komposisi kopi, air atau gula bagi yang menggunakan gula tentunya akan sangat mempengaruhi rasa kopi yang dihasilkan. Buat Anda pecinta kopi asli tanpa gula, jumlah air dan berapa gram kopi yang dicampurkan akan mempengaruhi tingkat kepahitan seduhan kopi. Bila terlalu banyak air biasanya akan hambar, namun bila terlalu sedikit pun rasa pahit akan begitu terasa. Terlebih lagi jika Anda membuatnya dengan air mendidih 100 derajat, kafein akan larut sempurna dan pahitnya akan begitu terasa. Oleh karena itulah, para pakar kopi dunia telah mencari tahu bagaimana takaran, cara meracik dan membuat kopi hit

Filosofi Kopi dan Gula

Filosofi Kopi dan Gula Jika kopi terlalu pahit Siapa yang salah? Gula lah yang di salahkan karena terlalu sedikit hingga "rasa" kopi pahit Kasus 2 Jika kopi terlalu manis Siapa yang disalahkan? Gula lagi karena terlalu banyak hingga "Rasa" kopi manis Kasus 3 Jika takaran kopi & gula balance Siapa yang di puji...? Tentu semua akan berkata... Kopinya mantaaap Kemana gula yang mempunyai andil Membuat "rasa" kopi menjadi mantaaap Filosofi Kopi dan Gula Mari Ikhlas seperti Gula yang larut tak terlihat tapi sangat bermakna. Gula PASIR memberi RASA MANIS pada KOPI, tapi orang MENYEBUTnya KOPI MANIS... bukan KOPI GULA... Gula PASIR memberi RASA MANIS pada TEH, tapi orang MENYEBUTnya TEH MANIS... bukan TEH GULA... ORANG menyebut ROTI MANIS... bukan ROTI GULA... ORANG menyebut SYRUP Pandan, Syrup APEL, Syrup JAMBU.... padahal BAHAN DASARnya GULA.... Tapi GULA tetap IKHLAS LARUT dalam memberi RASA MANIS... Filosofi Kopi dan