Langsung ke konten utama

Kopi Dangdut vs Kopi Lambada

Kopi Dangdut vs Kopi Lambada

Kopimat.com - Buat kamu yang masih ingat lagu-lagu yang populer di tahun 90-an, tentunya tak asing lagi dengan lirik lagu di Kopi Dangdut. Judul lagu tersebut adalah Kopi Dangdut yang didendangkan Fahmi Shahab. Lagu dangdut berentak rancak ini dirilis pada tahun 1990 dan menjadi salah satu lagi Indonesia yang paling populer kala itu. Lagu ini juga populer di negara-negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Singapura dan sebagainya. Kopi Dangdut sendiri diangkat menjadi cover album Fahmi dan rekannya dan termasuk jenis lagu dandut yang unik pada saat itu.

Kala kupandang kerlip bintang
Nun jauh disana
Sayup kudengar melody cinta
Yang menggema
Terasa kembali gelora jiwa mudaku
Karena tersentuh alunan lagu
Semerdu kopi dangdut


Nostalgia Lagu Kopi Dangdut Fahmi Shahab
Pada tahun 90-an, ada banyak penyanyi Indonesia yang sukses merilis lagunya di Jepang. Salah satu penyebabnya karena Makoto Kuboto, seorang produser asal Jepang yang begitu getol mempromosikan lagu-lagu dangdut Indonesia yang bernuansa etnik dan dikemas dengan lebih modern. Lagu Kopi Dangdut ini salah satunya. Bersama rekannya bernama Hetty Sundjaya, Fahmi merilis lagunya di Jepang dan terbukti lagu ini hits dan meledak di pasaran Jepang. Lalu diikuti dengan negara-negara lainnya di Asia Tenggara.

Salah satu alasan mengapa lagu Kopi Dangdut ini diterima banyak kalangan adalah karena arrangement musik yang ditampilkan lagu dangdut ini berbeda dengan lagu-lagu dangdut yang ada pada waktu tersebut. Selain itu tampilan video klip dari lagu ini juga lebih nyentrik, lain dari yang lain. Musiknya yang sangat mengindonesia membuat lagu dangdut ini diterima di semua kalangan masyarakat, baik kelas atas maupun kelas bawah. Meski disebut-sebut irama lagu ini meniru sebuah lagu populer asal Venezuella, tak mengurangi peminat dan pecinta dangdut tanah air pada musik dangdut yang satu ini.

Apakah lagu Kopi Dangdut ada hubungannya dengan kopi seperti judulnya? Kelezatan rasa dan aroma kopi Indonesia barangkali menjadi inspirasi para pencipta lagu sehingga banyak menghasilkan lagu-lagu berjudul kopi, termasuk kopi dangdut. Dangdut sebagai salah satu jenis musik yang merakyat menjadi inspirasi banyak musisi untuk memadukannya dengan secangkir kopi, minuman yang juga merakyat karena kelezatan dan kepopulerannya.

Kopi Lambada, Mengulang Sukses Masa Lalu
Mengulang sukses di era tahun 90-an, Fahmi Shahab kembali merilis lagu berjudul Kopi Lambada di tahun 2014. Meski tak sepopuler lagunya yang di tahun 90-an, namun para pecinta lagu dangdut tetap memberikan tempat yang istimewa pada lagu-lagu yang dibawakan penyanyi dangdut kawakan tersebut. Buat kamu yang mungkin kurang tahu dengan lagu ini, berikut liriknya:

dengan seorang gadis jelita
aduh senyum manisnya
lenggak lenggok gayanya
ditawarkan kopi lambada

oh kasihku..... aku jatuh cinta
oh kasihku ..... di balas cinta

reff:
genggam tanganku genggam janganlah kau lepaskan
peluk diriku dekaplah janganlah kau lepaskan
nikmat musik lambada
aromanya asmara
yang membangkitkan gairah cinta

ku tak ingin berpisah
denganmu hai rupawan
walaupun sampai akhir dunia


Karena popularitasnya, saat ini lagu dangdut Kopi Lambada ini juga sudah banyak dicover penyanyi lainnya. Ada juga yang dibuat versi dangdut koplo yang banyak didengar di jalan-jalan dan pasar-pasar. Diantara para penyanyi yang ikut mengcover lagu Kopi Lambada tersebut diantaranya adalah Ria Amelia, Denada, Ratna Antika dan sebagainya.

Berbeda dengan lagu sebelumnya, Kopi Dangdut, kali ini Fahmi Shahab berusaha menyandingkan kelezatan kopi dengan irama musik lambada. Sama halnya dengan irama musik dangdut, kopi ternyata bisa lebih nikmat disandingkan dengan irama musik tertentu. Lihat lah bagaimana para pecinta kopi di kafe menikmati cangkir demi cangkir kopi dengan lantunan musik-musik kesukaan mereka. Fokus dan konsentrasi yang meningkat dengan meminum kopi akan semakin pas bila dipadukan dengan dendangan irama musik yang paling disukai.

Jadi, apapun musiknya, minumnya tetap kopi yang paling utama. Bagi seorang penyanyi, kopi juga menjadi inspirasi untuk melahirkan lirik-lirik lagu. Demikian juga yang dilakukan oleh Fahmi Shahab dengan lagu-lagunya yang selalu populer.

Meminum kopi melahirkan banyak inspirasi, termasuk menulis lagu atau hal-hal lainnya. Jadi tak heran jika para seniman, penulis, pekerja yang lembur tengah malam memang butuh secangkir kopi untuk ide-ide yang lebih segar dan menarik. Nikmatnya secangkir kopi akan membawa pikiran dan imajinasi mendapatkan sesuatu yang lebih unik dan hasilnya bisa lebih baik.

Kita lihat saja lagu apa lagi yang akan disandingkan Fahmi Shahab dengan kopi untuk selanjutnya? Bisa jadi hal-hal unik yang tidak kita pikirkan. Para pecinta lagu klasik sudah lama menikmati kopi dengan alunan musim-musik tersebut. Kopi mencipta dan menemukan kembali kenangan yang telah lampau. Kopi pula membawa orang menemukan banyak imajinasi dan fokus pikiran yang lebih baik di kepalanya.

Meski secara makna lagu-lagu Fahmi Shahab memuat cerita percintaan, namun secangkir kopi yang nikmat tetap masuk secara implisit di dalam lagu-lagunya. Kamu pecinta kopi? Cobalah menikmati secangkir kopi ditemani lagu kesukaanmu, atau mungkin saja Kopi Dangdut dan Kopi Lambado adalah lagu kesukaaan mu tersebut.

Kopimat, Kopi Nikmat, Kopi Dangdut dan Kopi Lambada.

Postingan populer dari blog ini

Takaran Membuat Segelas Kopi Hitam

Takaran Membuat Segelas Kopi Hitam Bila ingin mendapatkan segelas kopi yang nikmat rasanya, maka Anda harus memperhatikan takaran membuat segelas kopi hitam maupun yang Anda campur dengan gula atau susu. Soal rasa sebenarnya relatif. Ada juga yang mengonsumsi kopi disesuaikan dengan kondisi kesehatannya. Misalnya penderita maag, dianjurkan mengkonsumsi jenis kopi yang tingkat keasamannya lebih rendah. Maka sebelum kopi diseduh, hal yang paling penting dilakukan adalah mengetahui tingkat keasaman kopi tersebut agar tidak berefek pada asam lambung. Sebelum memastikan secangkir kopi yang akan Anda seduh tersebut nikmat sesuai takaran, ada juga hal lain yang perlu diketahui sebagai rahasia kelezatan kopi, yakni: Pemilihan saat membeli, baca lebel dan keterangan yang ada di kemasan. Saat ini ada banyak perusahaan kopi yang membuat kopi dengan campuran bahan lainnya, saling bertanya dengan sesama pecinta kopi akan membantu Anda mendapatkan jenis kopi terbaik. Jangan berpikir kopi dengan

Jumlah Takaran, Cara Meracik dan Membuat Kopi Hitam yang Enak dan Pas di Lidah

Jumlah Takaran, Cara Membuat Kopi Hitam yang Enak dan Pas di Lidah Jumlah takaran, cara meracik dan membuat kopi hitam yang enak tentu saja dibutuhkan informasinya oleh Anda para pecinta kopi. Terutama buat Anda yang belum punya selera yang pas, atau mungkin jenuh dengan rasa yang Anda nikmati saat ini dan ingin kembali berpetualang menemukan rasa yang baru dalam menyeduh kopi. Jumlah komposisi kopi, air atau gula bagi yang menggunakan gula tentunya akan sangat mempengaruhi rasa kopi yang dihasilkan. Buat Anda pecinta kopi asli tanpa gula, jumlah air dan berapa gram kopi yang dicampurkan akan mempengaruhi tingkat kepahitan seduhan kopi. Bila terlalu banyak air biasanya akan hambar, namun bila terlalu sedikit pun rasa pahit akan begitu terasa. Terlebih lagi jika Anda membuatnya dengan air mendidih 100 derajat, kafein akan larut sempurna dan pahitnya akan begitu terasa. Oleh karena itulah, para pakar kopi dunia telah mencari tahu bagaimana takaran, cara meracik dan membuat kopi hit

Filosofi Kopi dan Gula

Filosofi Kopi dan Gula Jika kopi terlalu pahit Siapa yang salah? Gula lah yang di salahkan karena terlalu sedikit hingga "rasa" kopi pahit Kasus 2 Jika kopi terlalu manis Siapa yang disalahkan? Gula lagi karena terlalu banyak hingga "Rasa" kopi manis Kasus 3 Jika takaran kopi & gula balance Siapa yang di puji...? Tentu semua akan berkata... Kopinya mantaaap Kemana gula yang mempunyai andil Membuat "rasa" kopi menjadi mantaaap Filosofi Kopi dan Gula Mari Ikhlas seperti Gula yang larut tak terlihat tapi sangat bermakna. Gula PASIR memberi RASA MANIS pada KOPI, tapi orang MENYEBUTnya KOPI MANIS... bukan KOPI GULA... Gula PASIR memberi RASA MANIS pada TEH, tapi orang MENYEBUTnya TEH MANIS... bukan TEH GULA... ORANG menyebut ROTI MANIS... bukan ROTI GULA... ORANG menyebut SYRUP Pandan, Syrup APEL, Syrup JAMBU.... padahal BAHAN DASARnya GULA.... Tapi GULA tetap IKHLAS LARUT dalam memberi RASA MANIS... Filosofi Kopi dan