Kopimat.com - Kopi Hijau akhir-akhir ini menjadi populer khususnya bagi penikmat kopi yang ingin menurunkan berat badannya. Kopi hijau dianggap menjadi salah satu upaya diet agar badan dapat memiliki berat badan yang ideal. Padahal kopi ini telah ada sejak lama, hanya beda di prosesnya saja.
Apa itu Kopi Hijau?
Kopi hijau adalah merupakan jenis kopi biasa yang setelah dipetik tidak disangrai, dibiarkan tetap dengan warna hijaunya. Biji yang hijau ini digunakan untuk banyak hal, dan tetap diminum seperti kopi pada umumnya dengan menambahkan beberapa bahan lain sesuai dengan fungsi yang diinginkan.
Biji kopi mengandung senyawa asam klorogenat. Senyawa ini biasanya akan berkurang dalam jumlah yang signifikan setelah kopi melalui proses pemanggangan. Oleh karena kopi hijau tidak dipanggang, maka kandungan senyawa tersebut dalam biji kopi hijau cukup signifikan jumlahnya. Senyawa inilah yang kemudian menjadi objek penelitian oleh banyak ilmuan tentang khasiat kopi hijau untuk berbagai hal. Dari berbagai penelitian akhirnya diketahui berbagai dampak dan efek kopi tersebut, bukan hanya yang bersifat positif namun juga ada hal-hal negatif berbahaya yang perlu diwaspadai dari kopi hijau.
Manfaat dan Efek Positif Kopi Hijau untuk Tubuh
Mengapa kopi hijau saat ini marak dan dikenal orang? Beberapa diantaranya karena manfaatnya bagi beberapa hal, diantaranya:
- Kopi hijau untuk diet
BMC Complementary and Alternative Medicine pada bulan Maret tahun 2006 merilis hasil penelitiannya yang menyebutkan suplemen harian yang diambil dari ekstrak biji kopi hijau dapat membantu mengurangi lemak tubuh pada manusia dan hati tikus. Penelitian ini menyebutkan dua senyawa utama dalam kopi yakni kafein dan asam klorogenat bekerja efektif mengurangi lemak dari tubuh. Seorang yang mengkonsumsi kopi hijau dapat turun berat badannya pada kisaran 1,3 hingga 2,2 kg. - Menurunkan tekanan darah
Efek positif lainnya dari kopi hijau yang sudah melalui proses penelitian adalah khasiatnya dalam menurunkan tekanan darah. Senyawa asam klorogenat juga dinyatakan mampu menurunkan tekanan darah. Sebuah penelitian di Clinical and Experimental Hypertension pada tahun 2006 menyebutkan bahwa seorang pasien yang mengkonsumsi 140 mg ekstrak biji kopi hijau dalam sehari mengalami penurunan tekanan darah. - Meningkatkan semangat kerja
Sebagaimana kopi hitam yang mengandung kafein, kafein dalam kopi hijau juga memiliki khasiat yang sama untuk meningkatkan semangat kerja, konsentrasi dan fokus seseorang dalam mengerjakan sesuatu. Menurut penelitian yang dirilis oleh Nutrition Bulletin pada tahun 2008, khasiat kafein yang utama mampu meningkatkan kewaspadaan, fokus, memori, daya tahan tubuh dan kinerja kognitif lainnya. Kafein yang terkandung dalam kopi hijau sama dengan pada yang ada kopi hitam sehingga efek yang ini pun akan terasa saat Anda mengkonsumsi kopi hijau. - Mencegah kanker
Kopi hijau kaya dengan kandungan antioksidan. Sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh Journal of Agricultural and Food Chemistry pada tahun 2004 menyebutkan tentang khasiat antioksidan (asam klorogenat) dalam biji kopi hijau dapat bekerja mencegah 4 jenis sel kanker, sehingga mengkonsumsi kopi ini membantu mencegah munculnya sel kanker dalam tubuh.
Bahaya dan Efek Buruk Kopi Hijau Bagi Tubuh
Meskipun kopi hijau memiliki efek positif bagi tubuh, namun dalam beberapa kondisi Anda juga perlu memperhatikan bahaya kopi hijau yang bisa terjadi. Apakah mengkonsumsi kopi hijau bisa dilakukan tanpa resiko? Para ilmuan banyak yang membantah tentang penelitian yang menyatakan konsumsi biji kopi hijau dapat membantu meningkatkan proses diet secara signifikan. Sebuah penelitian lain menyebutkan, pemberian asam klorogenat pada sampel penelitiannya tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap proses diet. Justru yang harus diwaspadai adalah resiko kelebihan senyawa tersebut di dalam darah.
Perhatikan beberapa hal berikut yang bisa menjadi penyebab munculnya bahaya mengkonsumsi kopi hijau:
- Meningkatkan asam lambung
Sama dengan kopi pada umumnya, resiko masalah asam lambung juga akan dialami oleh mereka yang mengkonsumsi kopi hijau. Jika terpaksa harus mengkonsumsi kopi hijau, pilih lah varian kopi yang efek nya bagi asam lambung Anda lebih rendah. Caranya pada saat perut kosong, cobalah minum satu teguk kopi tersebut, jika terasa mual, artinya kopi itu tidak cocok untuk Anda. - Kopi hijau tidak boleh dikonsumsi
Kandungan kafein dan senyawa asam klorogenat membahayakan bagi mereka yang memiliki penyakit diantaranya penderita gangguan usus, penderita tulang keropos, pendarahan, insomania, tingkat homosisten tinggi, diabetes, diare, kolesterol tinggi, glaukoma, ibu hamil dan menyusui, anak usia 2 tahun dan sebagainya. - Gangguan masalah mata
Konsumsi kafein setiap hari yang ada dalam kopi dalam memicu meningkatkan masalah mata berupa glukoma. Demikian juga kopi hijau yang juga kandungan kafeinnya masih sangat tinggi dan belum mengalami berbagai proses. - Efek kafein
Sama halnya dengan kopi hitam yang mengandung kafein, kopi hijau juga memberi efek ketergantungan yang membahayakan bila dikonsumsi secara berlebihan dan terus menerus. Diantara hal yang sering terjadi adalah gelisah, cemas, susah tidur, mudah marah, pusing dan sebagainya sebagai efek ketergantungan pada kafein.
Lalu bagaimanakah kita bisa mendapatkan manfaat kopi hijau dan tidak mendapatkan efek buruk bagi kesehatan? Hal pertama adalah cek kembali kesehatan Anda. Bila Anda memiliki jenis penyakit tertentu sebaiknya hindari konsumsi kopi apalagi kopi hijau. Atau bisa dengan mengkonsultasikannya secara langsung dengan dokter yang menangani kesehatan Anda. Selain itu, aturlah dosis konsumsi kafein setiap harinya. Sama dengan kopi hitam, mengkonsumsi kopi hijau setiap harinya tidak boleh lebih dari 400mg.
Kelebihan asupan kafein setiap harinya akan mempercepat munculnya efek berbahaya bagi tubuh, terutama jika Anda memiliki gangguan penyakit tertentu. Kurangi resiko buruknya bagi tubuh dengan mengatur dosis yang tepat.
Kopimat, Kopi Nikmat, Kopi Hijau.