Perbedaan Paper Filter Vs Metal Filter


Paper Filter Vs Metal Filter, Enak Mana?
Paper filter dan metal filter merupakan salah satu alat bantu seduh kopi yang akan meningkatkan cita rasa minuman secangkar kopi yang Anda nikmati. Keduanya memiliki karakteristik yang berbeda, harga berbeda, penikmat yang berbeda serta hasil kopi yang berbeda. Namun secara umum, penggunaan kedua filter sama-sama meningkatkan rasa dan kopi speciality yang Anda seduh. Bagi para pecinta kopi bisa mencoba keduanya, lalu menemukan mana yang paling tepat untuk menghasilkan secangkir kopi yang sesuai dengan selera Anda.

Bagi para pecinta kopi yang belum tau karakteristik perbedaan kedua filter tersebut, berikut ini perbedaan yang bisa Anda jadikan sebagai panduan sebelum memilih filter kopi yang akan Anda gunakan:
  1. Perbedaan bentuk, bahan dan ukuran
    Paper filter merupakan kertas saring yang terbuat dari bahan kertas, biasanya berwarna putih dan ada yang berwarna kecoklatan. Paper filter biasanya digunakan untuk proses penyeduhan kopi yang sifatnya manual, seperti misalnya Bonavita Drip, Kalita Flat Bottom, Chemex, Hario V60, Melitta, Kalita Wave dan Aeropress. Paper filter yang digunakan pada alat seduh manual tersebut berwarna putih atau yang sedikit kecoklatan. Sementara untuk bentuknya sendiri cukup beragam, bergantung pada bentuk coffee dripper dari alat kopi yang digunakan. Pada setiap pembelian alat kopi, biasanya jenis paper filter akan diberikan sebagai bagian dari paket atau bonus peralatan yang Anda terima.

    Untuk jenis metal filter, biasanya terbuat dari logam biasa dan ada juga yang terbuat dari emas. Seperti paper filter, bentuk metal filter juga beragam, disesuaikan dengan dripper coffee alat yang digunakan. Ada yang berbentuk suitable untuk pour over V60, chemex hingga Aeropress. Metal filter memiliki lubang microscopic yang ukurannya semua sama.
  2. Perbedaan hasil seduhan kopi
    Ini yang penting. Kedua jenis filter ini memiliki penikmat rasa yang masing-masing berbeda. Pada kertas saring atau paper filter, biasanya akan menghasilkan cita rasa seduhan yang lebih bright dan clean. Kertas saring yang dipakai memiliki keunggulan mampu menyerap minyak-minyak yang ada pada kopi sehingga hasil yang dirasakan pada seduhannya akan lebih light and clear. Warna kopi yang dihasilkan lebih terang serta tidak ada endapan ampas yang dihasilkan di dalam cangkir kopi nantinya. Para pecinta kopi yang lebih sweet dan fruity, tentunya lebih cocok menggunakan filter jenis paper filter tersebut.
  3. Pada metal filter akan sedikit berbeda. Material metal tidak mampu menyerap minyak sehingga minyak pada kopi akan lolos melalui lubang microscopic. Hasilnya Anda akan bisa merasakan kopi yang lebih body, bold and strong. Hasil seduhan dari filter jenis metal filter biasanya akan sedikit gelap, keruh dan akan menyisakan endapan ampas pada bagian dasar cangkir yang digunakan. Para pecinta jenis kopi seperti ini, bisa memilih filter metal yang lebih menampilkan cita rasa apa adanya dari kopi tersebut.
  4. Cara pembersihan
    Bagi Anda yang suka dengan hal-hal praktis memang lebih cocok menggunakan paper filter. Begitu selesai digunakan tinggal langsung buang saja. Berbeda dengan metal filter, setelah digunakan maka harus segera dibersihkan dengan memastikan tidak ada sedimen ampas yang tersisa pada lubang-lubangnya.
  5. Harga
    Harga sangat relative. Untuk jenis paper filter mungkin Anda bisa langsung membeli dengan jumlah banyak dan harga yang terjangkau. Akan tetapi hanya sekali pakai, sehingga esok jika sudah habis maka Anda harus membeli lagi.

Selain beberapa perbedaan di atas, hal lain yang juga penting diperhatikan dari penggunaan kedua filter di atas adalah soal dampak lingkungan. Paper filter terbuat dari material kertas yang dalam pembuatannya mengikuti prosedur yang ada di perusahaan kertas. Seperti diketahui, perusahaan kertas merupakan salah satu perusahaan yang menghasilkan limbah lingkungan cukup besar. Sementara jenis filter ini akan langsung habis sekali pakai dan langsung dibuang. Artinya dibutuhkan banyak kertas, banyak proses dan dampak lingkungannya lebih besar. Sementara untuk jenis metal cukup awet. Usianya cukup lama sehingga pencemaran lingkungan yang disebabkan jenis filter ini relative lebih sedikit.