Bahaya Minum Kopi Sambil Merokok


Bahaya Minum Kopi Sambil Merokok
Kopi dan rokok seolah telah menjadi sahabat. Seseorang yang meneguk secangkir kopi biasanya juga memegang rokok di tangannya. Jika ini dilakukan sekali-kali tentu tak mengapa, namun jika sudah menjadi rutinitas selama berkali-kali dalam sehari, tentu saja akan menimbulkan efek buruk bagi kesehatan. Kopi dikenal memiliki senyawa kafein yang dalam jumlah tertentu berkhasiat baik untuk tubuh, akan tetapi jika dikonsumsi terus menerus, terlebih lagi digabungkan dengan nikotin yang menjadi unsur utama pada rokok, maka dampaknya akan terlihat setelah mengalami akumulasi dalam jangka waktu tertentu.

Konsumsi kafein bersama dengan nikotin dalam rokok akan meningkatkan kekakuan pada pembuluh arteri. Pembuluh ini ialah pembuluh darah yang sangat berperan pada kerja jantung. Kafein dan nikotin akan menimbulkan plak pada arteri, selanjutnya arteri akan menjadi kaku dan pembuluh darah pun menyempit. Hal yang terjadi berikutnya adalah tekanan darah yang meningkat dan kerja jantung pun semakin keras. Pembuluh darah yang sempit lama kelamaan akan sulit dialiri oleh darah dan lama kelamaan akan tersumbat. Penyumbatan ini memunculkan berbagai resiko penyakit seperti stroke dan serangan jantung.


Berbagai penelitian telah diungkap untuk membuktikan bahaya buruk merokok sambil ngopi. Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Charalambos Vlachopoulos, MD, dan teman-temannya dari departemen kardiologi di Athens Medical School, aktivitas merokok dan kopi berinteraksi satu sama lain yang kemudian menghasilkan efek yang sangat berbahaya pada kondisi jantung.

Penelitian yang pertama dilakukan pada 24 pria serta wanita, perokok dan juga peminum kopi yang sehat tanpa adanya masalah jantung, diabetes, tekanan darah, ataupun kolesterol tinggi. Tingkat pengerasan pembuluh nadi yang ada telah diteliti pada 14 orang peserta, dan refleksi gelombang aliran darah arteri yang terjadi dipelajari dalam sisa 10 peserta. Hasilnya para peneliti menemukan bahwa konsumsi merokok diikuti dengan kafein memiliki efek negatif yang jumlahnya lebih besar pada jantung dibandingkan dengan jumlah setiap produk yang dikonsumsi secara terpisah.

Lalu bagaimana cara yang aman bagi para pecinta rokok dan kopi? Berikut ini beberapa tipsnya:
  1. Lakukan secara terpisah, aktivitas merokok ataupun meminum kopi, sebisa mungkin tinggalkan rokok, sebab tidak memiliki efek kebaikan untuk tubuh sama sekali, justru sebaliknya meninggalkan banyak bahaya bagi tubuh dalam jangka waktu panjang. Seringkali orang gagal meninggalkan konsumsi rokok karena ia memiliki kebiasaan merokok sambil ngopi. Jadi saat ia merokok, ia pun terbayang sensasi kenikmatan merokok hingga akhirnya usaha untuk meninggalkannya pun gagal.
  2. Baik merokok atau meminum kopi sebaiknya juga dilakukan secara teratur dan tidak terlalu sering. Tubuh Anda membutuhkan asupan gizi yang lainnya, tidak semata-mata kafein atau nikotin yang justru membahayakan tubuh. Konsumsi juga minuman jus dan air putih yang memberi efek mencegah berbagai kemungkinan tumbuhnya sel kanker. Seperti diketahui, rokok dapat memicu terjadinya kanker yang lebih besar. Oleh karena itulah mengkonsumsi buah dan sayur bagi para perokok atau peminum kopi harus dilakukan sesering mungkin.
  3. Menjaga konsumsi air putih sebanyak mungkin. Air putih dapat membersihkan organ tubuh dari asupan racun sehingga efek racun dari rokok maupun kopi dapat dinetralisir oleh tubuh.

Selama ini anggapan yang sering muncul adalah merokok dan ngopi merupakan simbol kenjantanan. Kopi dengan kadar kafeinnya memang memiliki beberapa khasiat yang baik untuk tubuh seperti meningkatkan konsentrasi, membantu proses diet, menahan kantuk dan sebagainya. Namun Anda juga harus pintar mengantisipasi efek buruk dari konsumsi kopi jika dilakukan secara terus menerus dan sangat sering setiap harinya. Usahakan juga memilih jenis kopi terbaik, yakni kopi alami yang dihasilkan dengan olahan terbaik. Kopi instan di pasaran juga memiliki dampak buruk bagi kesehatan karena kualitasnya yang rendah. Selain itu biasanya juga telah dicampur dengan berbagai bahan pengawet, bahan campuran yang ditambahkan untuk memenuhi kebutuhan pasar. Penggunaan gula yang berlebihan pada secangkir kopi juga memicu berbagai efek buruk bagi kesehatan. Solusinya Anda bisa mulai mencoba kopi tanpa gula yang mulai menjadi trend di kalangan pecinta kopi. Syaratnya, kopinya harus kopi speciality dengan kualitas terbaik.